Daisypath - Personal pictureDaisypath Anniversary tickers

Waspadalah…. Kejahatan di mana-mana

May 9th, 2010 - 9:18 am § in Meaningful experience, Miscellaneous

Untung tak dapat diraih, malang tak dapat dielakkan. Sewaspada apa pun kita, kita tidak pernah menyangka kalau kita bisa tertimpa musibah. Jika sudah kehendak Allah SWT, terimalah dengan ikhlas.
Begitulah yang aku alami pada tanggal 3 Mei 2010.
Kejadian berlangsung saat aku berangkat kerja, yaitu sekitar pukul 08.00 WIB.
Hari itu merupakan hari penting bagi kantor kami, karena setelah banyak rumor dan spekulasi, kami memperoleh Country Manager baru. Hari itu hari pertama dia masuk kerja dan ditemani oleh Managing Director kami dari Singapore. Kami diharapkan untuk hadir pagi hari. Tentu saja, berangkat kerja pagi sebenarnya cukup berat bagiku, karena macetnya lalu lintas.
Aku ambil jalur biasa aku pergi kerja. Saat di perjalanan, aku sempatkan menelpon beberapa orang, sehubungan dengan pekerjaan yang harus diselesaikan.
Saat di lampu merah Pos Pengumben, aku charge Blackberryku. Sayangnya, Blackberry tidak aku tutup, aku letakkan di atas tempat duduk penumpang sehingga bisa terlihat jelas dari luar jendela. Jendela mobilku tidaklah gelap.

Aku belok kanan ke arah Permata Hijau. Lewat lampu merah RS Medika Permata Hijau, ada pengendara motor di depanku, menunjuk-nunjuk ke arah ban mobilku.
Aku tidak merasa ada yang salah. Jalannya mobilku lancar-lancar saja. Setelah itu, lewat lagi pengendara motor lain, melakukan hal yang sama. Wah, sudah dua orang nih, pikirku. Apa yang salah?
Aku pun berhenti di depan ITC Permata Hijau untuk mengecek mobil. Kondisi lalu lintas lancar, tidak macet, padahal itu hari Senin. Orang-orang ramai karena sudah mendekati jam masuk kerja.
Saat aku keluar dari mobil, aku tidak lupa mengunci mobil, lalu berputar keliling mobil. Aneh! Tidak ada yang salah pada mobilku.
Saat aku hendak masuk ke mobil, muncullah tiga motor. Posisi seakan-akan mengepungku, tapi aku tidak menyadarinya.

Pengendara Motor 1 (PM 1) yang paling dekat pintu mobil aku berkata: “Mbak, itu tadi ada asap dari ban mobil belakang”

Aku: “Mana Pak? Tidak ada kok?”, memang tidak ada asap yang muncul.

PM2 yang ada di depan mobilku ikut berkata: “Coba hidupkan mesinnya, nanti asapnya keluar Mbak. Tadi ada lho”

Nah, di sini sebenarnya logikaku jalan. Aku sudah pengalaman dua kali ban mobil berasap. Tanpa perlu dihidupkan mesinnya, asap tetap akan ngebul, dan tidak mudah hilang. Buktinya pas aku turun dari mobil tadi tidak ada apa-apa kok. Dan kalau aku harus menyalakan mesin, berarti aku harus membuka pintu mobil. Artinya kondisi mobil tidak terkunci! Walau sebenarnya aku bisa aja buka pintu mobil supir, lalu central lock tetap aku kunci, tapi hal itu tidak terpikirĀ  olehku.

Sebenarnya aku sudah hampir mau bilang kalau nanti aku cek saja sesampai di kantor. Tapi entah bagaimana, kok aku menuruti kata orang-orang jahat ini.

Pintu mobil aku buka, aku nyalakan mesin. Posisi aku berdiri di depan pintu mobil yang terbuka. Aku tanya lagi, mana asapnya. PM1 menunjuk-nunjuk lagi sambil berkata “Itu di dalamnya Mbak, itu ada…”

Aku berkata dalam hati, “Mana sih? Gak ada kok!”. Aku sampai menunduk, mukaku melihat ke sisi dalam ban mobil sambil memegang setir mobil. Saat aku bangkit, orang dari PM3 yg berada di kiri depanĀ  mobil sudah menyelinap keluar dari pintu penumpang depan. Aku langsung teriak kencang. Aku matikan mesin mobil, aku teriak lagi dan lari mengejar mereka. Ketiga motor langsung melarikan diri.

Kebetulan ada mobil satgas di belakang mobilku. Para petugas ikut mengejar begitu mendengar teriakanku. Pintu mobil aku kunci dan aku lari lagi, tapi apa daya, lemas kakiku, aku pun terjatuh, lutut kanan terluka, celana bagian lutut sobek!

Astaghfirullah, apa yang sudah mereka ambil? Tasku yang berat tergeletak di trotoar dalam kondisi terbuka (karena memang terbuka sejak aku dalam mobil). Blackberry yang sedang aku charge raib! Syukurlah HP Nokia yang berisi nomor Telkomselku, nomor utamaku, masih utuh, padahal aku letakkan di bawah tape.

Aku masih bersyukur aku dan tasku selamat. Dalam tas itu ada dompetku (isinya SIM, KTP, beberapa kartu ATM dan kartu kredit), ada kamera digital, ada HP Nexian, ada dokumen2 penting untuk aplikasi KPR. Bayangkan jika aku harus mengurus semua pemblokiran dan penggantian semua dokumen itu padahal ada manajemen baru di kantor.

Aku simpan tasku di mobil. Aku terduduk di trotoar, bersandar ke dinding. Salah satu Satgas bertanya bagaimana kejadiannya. Mereka pikir aku terserempet kendaraan.

Aku telepon salah satu rekan kerjaku untuk memberitahukan kejadian. Tadinya aku berpikir akan pulang ke rumah untuk ganti celana, tapi akan makan waktu dan kondisi emosiku cukup melelahkan. Sehingga aku putuskan untuk melanjutkan perjalanan ke kantor.

Aku sempatkan mengirimkan SMS kepada para kontak yang ada di BB Messengerku. Jangan sampai pencuri itu menghubungi mereka padahal itu bukan aku! Aku juga menelepon adikku.

Untuk melaporkan kejadian ke kantor polisi, aku harus ke Kantor Polisi Kebayoran Lama yang ternyata letaknya berlawanan dengan arah kantor.

Jadilah hari itu aku tetap siapkan mental untuk bertemu bos baru sambil menahan sakit akibat lutut yang luka.



3 Comments Add Yours ↓

  1. L.N.A. BarrotNo Gravatar #
    1

    Message:Salam kenal.. Jumat tanggal 25 Maret 2011 kemarin istri saya juga baru saja mengalami kejahatan dengan modus yang sama dan bertempat di lokasi yang berdekatan dengan kejadian di atas.

    Tas beserta isinya pun dibawa khabur. Nilai barang yang ada di tas sungguh tak terhitung. Selain $, Rp, BB dll, cincin kawin yang penuh kenangan pun ikut dibawa..

    Sekedar mengingatkan saja, berhati-hatilah bila melintas di daerah permata hijau, jl panjang dan pos pengumben. Jangan pedulikan siapapun (kecuali pak polisi) yang mencoba mengingatkan anda dengan cara memberitahu mobil berasa, ban kempes dll.

    Salam
    Barrot

  2. mirnaNo Gravatar #
    2

    Ya Allah, berarti lokasi itu memang rawan kriminal ya…. Terimakasih untuk sharingnya Pak Barrot

  3. ifiNo Gravatar #
    3

    Message: kejahatan marak dimana”


1 Trackbacks/Pingbacks

  1. Dua laptop hilang! | MIRNA - Happy, Healthy, Wealthy 18 04 11

Your Comment





Social Buttons by Linksku