Minggu pertama di Shanghai
Whoaaa, kasihan blogku gak diupdate2. Maklumlah sibuk belajar di kelas, belajar di hotel, persiapan kuis tiap malam. Waktu malam-malam pertama di Shanghai sempat pesimis bisa online, soalnya di kamar hotel (Dijon Hotel) tidak sedia internet akses gratis. Paling kalau mau cek e-mail ya bawa laptop ke tempat training. Tapi kan terbatas pemakaiannya cuma untuk kerja, tidak untuk cek e-mail pribadi atau update blog, Friendster, atau Facebook.
Udara sempat dingin banget di pertengahan minggu, tapi dari kemarin, lumayan mendingan. Asal jangan lama-lama aja di luar. Kulit muka, kulit badan dan bibir mulai mengering dan pecah-pecah. Walaupun sudah pakai lotion/pelembab, tetap aja perih. Yang parahnya, di kamar hotel tidak ada heater, adanya AC. Kemarin minta orang hotel supaya kamar kita jadi hangat. Ternyata beberapa temanku punya masalah sama, lalu mereka pindah kamar dan udaranya pun sesuai yang diharapkan. Untuk kamarku, aku dipinjamkan portable heater yang kecil. Gak ngaruh lah kalau mau menghangatkan seluruh kamar.
Masalah laundry tidak ada, soalnya kita boleh laundry service setiap empat malam. Paling underwear dan jilbab yang aku cuci sendiri.
Makanan juga lancar. Di depan hotel ada kedai makanan china halal. Yang punya ya orang China islam. Kalau di tempat training dibelikan vegetarian food, yang ternyata bener-bener sayur. Padahal kan kalau vegetarian food bisa berupa daging imitasi, atau apa lah. Kalau ada pizza, aku ambil yang vegetarian. (walau cari makan di Shanghai agak susah, ternyata beratku naik juga!!!!!!!!)
Yang menyebalkan adalah aku satu kelompok sama dua orang India, total ada lima orang di kelas kami. Maaf ya, bukannya mau SARA. Tapi mau apalagi, soalnya mereka annoying banget dan terus terang aku males dealing dengan mereka. Kan tahu sendiri gimana aku dengan perusahaan India sebelum ini.
Foto-foto belum sempat disave ke laptop. Baca lanjutan ceritanya.







-subhan-
alow sabeum mana nih , oleh-oleg dari shanghai.
wakakakaka…
December 1st, 2008 at 5:10 pmaudy
wah enak bangets…ada resto muslimnya di depan hotel….ok mbak, ditunggu oleh2nya yaaaaah…kapan pulang? hihihi ngarep oleh2 mode on…
December 3rd, 2008 at 9:30 pmultragreen
One of my buddies is always talking about your blog at work - finally came and checked it out today, nice work! I’m subscribing to your rss feed - keep on posting!
December 6th, 2008 at 1:33 pmsubhan
hahaha… udah ON lg web saia, kmrn abis ganti hardisk server nya!.hahaha…
o yach sabeum, ni web nya over load…
December 9th, 2008 at 7:21 pmkayaknya ngelink sana-sini….
pas onload….
Nitta
Pengen ikut euy… biar bisa ngrumpi di restoran china hahahahaha cap cay ada gak?
December 10th, 2008 at 10:11 ammirna
Aku sudah kembali dari Shanghai tgl. 14 Dec.
Mbak Nitta: Gak ada cap caynya mbak, tapi makanan Shanghai banyak macemnya. Shanghai terkenal dengan cold dish sebagai appetizer.
December 18th, 2008 at 6:07 pm