Aku udah merasa tidak enak badan pas hari Senin, 10 Agustus 2009. Aku kan baru pulang tugas dari Surabaya untuk acara KOGI tgl. 9 Agustus 2009, itu pun sampai rumah udah malam. Hari Senin aku masih ke kantor karena ada pendingan tugas yang harus diselesaikan.
Hari Selasa (11 Agustus 2009) pagi, aku udah sulit bangkit dari tempat tidur, badan hangat dan kepala pusing. Tiba-tiba dapat telepon dari boss kalau dia perlu aku datang ke kantor untuk selesaikan data presentasi untuk VPku yang akan datang minggu itu juga. Akhirnya pukul. 12.30 WIB aku berangkat dari rumah, dengan badan yang udah bener-bener gak kuat.
Aku keluar kantor pukul. 19.45 WIB, setelah pekerjaan selesai. Sudah diwanti-wanti agar semua hadir besok untuk finalisasi data tersebut. Hari Rabu (12 Agustus 2009), kondisi lebih parah. Aku SMS bossku untuk izin gak masuk, walau aku tahu hari itu adalah hari penting untuk semua. Tapi aku lebih mementingkan kesehatan badanku yang meriang begini. Bossku tidak kirim balasan, aku jadi sedikit was was. Ada perasaan mau tetap datang ke kantor, naik taksi aja, walau telat yang penting nongol. I wasn’t at my best look and shape! Aku mikir lagi, gimana nanti kalau aku malah menularkan flu dan demamku ini ke teman-teman kantor?
Aku bisa bangun dari tempat tidur pukul 15.00 WIBÂ dan merasa lebih segar. Aku SMS teman satu timku, ternyata mereka meeting sampai pkl. 20.00 WIB.
Malam itu aku putuskan ke Klinik Bina Sehat Mandiri di Duri Kepa dekat rumah untuk memeriksakan diri. Dokter memberiku obat flu dan antibiotik.

Akhir pekan kemarin, long weekend 17 Agustusan, aku benar-benar istirahat di rumah adikku, tidur. Badan lemas sekali. Mana udara tidak bersahabat karena panas banget, keringatku bercucuran terus menerus. Aku juga pakai masker mulut untuk menghindari penularan kepada teman kantor dan keponakanku.
Memang aku tidak teratur minum Noni Juice. Padahal itu senjataku lho untuk daya tahan tubuh. But again, sudah dua bulan ini hidupku kurang teratur: Ya jenis makanan yang dimakan, ya udah gak nge-gym (karena sakit punggungku), ya jam tidur.
Karena sudah seminggu flunya tidak membaik (bahkan hidung masih mengeluarkan ingus, maaf….), aku kembali ke klinik itu (19 Agustus 2009). Dokter umum menyarankan untuk bikin janji dengan dokter spesialis THT. Dia memperkirakan flu nya ini karena alergi.
Tgl. 20 Agustus aku ke Prodia untuk cek darah karena sudah lama aku tidak memeriksakan gula darahku. Kebetulan ada paket puasa, diskon 20%. Karena paketnya cukup lengkap, aku ambil paket itu.
Tgl. 21 Agustus 2009 aku konsul dengan dr. Mira. Ingusnya disedot dari kedua lubang hidung. Aku disarankan tidak menyedot ingus lebih dalam, ataupun mengeluarkan ingus dengan tenaga, karena akan berpengaruh ke telinga. Aku disuruh rontgen sinus. Dr. Mira menunjukkan kalau rongga sinusku mulai terisi (Seharusnya tidak boleh ada isi), ini karena alergi yang aku idap sejak kecil. Produksi lendir orang alergi lebih banyak daripada orang normal. Total malam itu kena biaya Rp 250 ribu, belum termasuk obat. This lady doctor is so nice, her voice is like a TV anchor lady, and he way she explained to me was very clear.
Dr.Mira juga menyarankan agar aku cek tipus, karena aku bilang aku masih merasakan sedikit hangat. Dia menawarkan untuk membuat surat izin istirahat. Sayangnya, besok itu sudah Jumat dan nanggung karena aku juga bakal istirahat di akhir pekan ini.
Berhubung uangku habis dan apotek sebelah klinik tidak punya fasilitas debet, aku akhirnya beli obat di apotek dekat rumah. Tiga jenis kapsul habis Rp 43 ribuan. Obat tetes hidungnya tidak ada karena jenis bahan racikannya merupakan bahan lama. Malam besoknya, aku kembali ke apotek klinik. Harga obat tetesnya Rp 27 ribu.
Yang jadi masalah adalah, dokter bilang aku akan perlu bantuan orang lain untuk meneteskan obat itu ke dalam hidungku. Hmmm, I’ll find a way.
Kemarin (22 Agustus 2009), aku ke Klinik Abdi Medika dekat rumah adikku. Waktu ambil hasilnya, kata petugas lab hasil menunjukkan aku positif tipus dan sebaiknya memang istirahat. Wah, pengen rasanya konsul ke dr.Mira lagi, cuma kita baru akan ketemuan lagi Kamis depan, sesuai jadwal kontrol aku.
Yah, semoga kondisiku kembali pulih segera.




