WEALTHY MIRNA - Kaya Hati, Ilmu, Materi

Kaya Hati, Kaya Ilmu, Kaya Materi

Aktifitas Pra Lebaran, Lebaran, dan Pasca Lebaran 1430 H

Saat ini aku dalam fase di mana semuanya terjadi dalam satu masa, sehingga aku harus membuat list prioritas, dan bahkan mengalahkan kepentingan sendiri (ingat sakit punggung dan sakit tipusku?)

Lebaran yang dinanti-nanti tidak lagi dipersiapkan secara khusus. Tak ada baju baru, ataupun acara masak memasak. Kue lebaran dipesan ke temanku yang menawarkan lewat Facebook, itu pun pesanannya sudah dekat Lebaran dan cuma pesan tiga stoples.

Tak terasa seminggu di Hanoi, pulang dari sana sudah ada tugas yang menunggu lagi, itu pun seminggu lagi menjelang Lebaran. Aku berharap agar kegiatan sebelum cuti Lebaran tidak terlalu banyak, tapi tetap saja aku pulang sore, bahkan sempat berbuka puasa di kantor. Kami libur mulai tgl. 18-23 September. Berhubung tanggung untuk hari Kamis dan Jumatnya, aku ambil cuti tambahan dua hari (24-25 September). Sebelumnya Lebaran diperkirakan jatuh tgl. 21 September, tetapi kami dengar ada perubahan akan maju satu hari. Tambah sempitlah waktu untuk persiapan.

Tgl. 16 September sore, aku berencana untuk menyelesaikan kerjaanku lebih awal sehingga bisa ke bengkel untuk service mobil, tapi pulangnya tetap saja sore.

Tgl. 17 September, masih harus scrub in dulu di RSCM pada pagi hari lalu janji ketemu direktur RS di siang hari. Setelah itu baru bisa pulang, sambil singgah ke BEJ tempat temanku bekerja untuk mengambil kue Lebaran tambahan. Sampai rumah pkl. 17.00, aku ketiduran sampai Maghrib. Malamnya aku bertugas menjaga keponakanku yang kecil (Eza) karena adikku dan anaknya yang besar mengantar si mbak ke yayasan tempat dia berasal untuk mudik bareng.

Tgl. 18 September, menjaga si kecil masih berlanjut karena adikku masih bekerja pada hari itu, untungnya si kakak dibawa ke kantornya.

Tgl. 19 September, baru aku bisa bernapas lega. Itu pun paginya cuci baju dan memandikan keponakan dulu. Aku sempatkan ke CBD Ciledug untuk melihat-lihat baju dan jilbab, juga membelikan baju dalam para keponakanku. Sayangnya, di sana tidak ada yang menarik hati. Tempat selanjutnya adalah Puri Mall dan kediamanku untuk mengambil baju ganti. Sepanjang perjalanan aku mencari tempat cuci mobil, sempat berpikir jika tidak ada yang buka, aku terpaksa cuci mobil sendiri. Untunglah di dekat rumahku ada tempat yang masih buka. Selamatlah kuku yang sudah dirawat pedicure dan manicure di salon Puri Mall tadi, hihihi……

Tgl. 20 September, Idul Fitri tlah tiba! Kami sholat di mesjid kompleks kami. Keponakan-keponakan diboyong juga. Kakak Rara ikut sholat, sedangkan Adik Eza duduk manis di sajadah. Telpon Hakim sebentar di saat kemenangan ini.

Tempat pertama kami kunjungi ke rumah adik iparku, ke makam ibuku, ke rumah adik bapakku di Bekasi, lalu adik ibuku di Jati Asih.

Tgl. 21 September, giliran orang tua adik iparku di Rangkasbitung tempat kunjungan kami hari itu. Otomatis seharian ya kami di sana, bersama rombongan kakak-kakak ipar adikku yang lainnya.

Blackberry sangat membantu untuk stay online sejak pra Lebaran.

Tgl. 22 September, seharian di rumah, mencuci baju, menyapu, membereskan rumah. Baru sekarang sempat mengupdate blog, tetapi koneksi IM2 sempat ngadat di siang hari. Akhirnya mesti stop dulu, mengerjakan tugas offline.

Untuk pasca hari Lebaran:

- Masih ada beberapa sanak saudara lain yang akan dikunjungi, karena menyambung tali silaturahmi almarhum kedua orang tua kami.

- Update blog dan online beauty shopku. Beberapa update harus di-back date biar sesuai kondisi J

- Cek email kantor karena masih harus mengurus persiapan kongres Hernia di bali Oktober nanti, belum lagi membuat monthly report.

- Tgl. 24 September bakal babysit lagi karena adikku sudah harus masuk kerja. Mudah-mudah adik iparku masih cuti, belum kembali ke Pelabuhan Ratu.

Anyway, semuanya mesti dilakukan dengan lapang dada dan ikhlas.


Leave a Reply