Daisypath - Personal pictureDaisypath Anniversary tickers

1 Ramadhan 1429H

September 2nd, 2008 - 10:16 am § in Daily Activities, My Islam

Hari pertama di bulan Ramadhan (1 September 200, hari Senin, awal minggu, mulai kerja lagi. Aku tidak tahu mesti bersikap seperti apa hari ini.

Seharusnya, aku sambut hari ini dengan hati gembira dan ceria. Iya dong, kan hari pertama puasa, mana aku berangkat dari rumah di Ciledug terhitung cukup pagi. Beda banget dengan hari-hari biasanya.

Tapiii…….berhubung aku sempat kena tegur oleh bos hari Jumat lalu, aku jadi malas ketemu dia online hari itu. Maksudku, give me break first… Biar aku handle dulu yang dia minta, baru nanti aku lapor lagi. Sialnya, akhir-akhir ini sering banget online, tiap hari malah. Uhhhh…… Giliran aku perlu dia, dianya gak ada melulu di tempat. Giliran aku lagi males ketemu dia, eh dianya online terus… Nasib, nasib, kuli kantor.

Kok kantor pagi-pagi udah dingin banget ya? Biasanya aku kedinginan sekitar pukul 14.00-15.00 deh. Tangan pun bisa beku. Hmmm, aneh.

Sayang, hari pertama ini belum bisa puasa. Biasaaaaa…..urusan wanita.

Siangnya adikku telpon, tanya pulang jam berapa. Dia pulangnya pukul 15.00, mau ajak aku ke ITC Cipulir, mau beli keperluan bayi yang masih kurang. Mumpung masih awal Ramadhan dan akunya belum puasa, itu kata dia.

Aku sih ayo ajak, bosan di kantor, hahaha……

Kita janjian ketemuan di ITC Cipulir. Eh, adikku malah telat keluar kantor. Akhirnya aku duluan yang sampai. Karena adikku terjebak macet, aku aja yang belanja. Wahh, belanja baju Rara dan keperluan calon adiknya, ya? Mudah-mudahan gak salah beli.

Tadi adikku minta dibelikan apa ya? Aku beli celana panjang buat tidur Rara dan celana buat si bayi. Sempat bingung juga, takut salah beli. Bahannya aku belikan yang bagus, yang tidak tipis, motif gambarnya juga disesuaikan dengan si bayi. No pink stuffs, pesan adikku. Setelah belanja keperluan bayi, aku keliling, beli beberapa jilbab (tergoda nih). Kemarin PRT adikku sempat merusak satu jilbabku karena setrikaannya kepanasan. Tanya tanya harga jilbab yang buat pesta (yang full payet atau pun bordir), ah tidak mahal-mahal amat ternyata.

Tidak terasa sudah 1 jam, aku naik angkot menuju rumah. Sambil menunggu mobilnya nge-tem, aku baca SMS yang masuk. Eh ada dari adikku. Waduuuuh….. ada yang kurang ternyata. Langsung aku keluar angkot dan balik lagi ke ITC. Untung belum jalan tu angkot.

Untuk Rara, mesti beli kaos oblongnya. Buat si bayi, beli popok, singlet, dan kaos oblong.

Terlintas di pikiranku, gimana ya nanti kalau belanja keperluan untuk bayiku sendiri? Seberapa besar ya nanti anakku waktu lahir? Hihihi…. Teringat Poohbear.

Sampai rumah pas sebelum azan maghrib. Kaya’nya besok udah bisa puasa nih. Malamnya aku baca Al-Qur’an satu juz. Ini salah satu “tantangan” untuk diriku setelah ngobrol dengan Poohbear tadi siang.

Oh ya, aku udah buat program pembagian waktu selama Ramadhan, biar ibadah bisa optimal.



2 Comments Add Yours ↓

  1. 1

    lho mbak rumahnya di ciledug juga?
    wah jangan2 tetanggaan kita hehehe
    tapi aku cuma pas wiken aja sih pulang ke rumah nenek di ciledug

  2. mirnaNo Gravatar #
    2

    Iya, itu rumah berdua adik. Ke sana cuma kalau weekend dan Ramadhan ini. Sehari-hari tinggal di Kebon Jeruk, masih ngontrak Menunggu pangeran-ku menjemput (halah!)


1 Trackbacks/Pingbacks

  1. Pembicaraan penting – Menikah ? | MIRNA - Happy, Healthy, Wealthy 18 12 11

Your Comment





Social Buttons by Linksku